Gambar Kopaja Berpendingin

PT Koperasi Angkutan Jakarta (Kopaja) melakukan perubahan pola pengelolaan manajemen dengan menyediakan bus-bus berpendingin (AC). Rencananya adalah penggantian sistem setoran yang selama ini diberlakukan. Ratna Yunita, peneliti dari Institute for Transportation and Development Policy (ITDP) mengatakan bahwa sistem setoran membuat para sopir angkutan mengetem untuk mencari penumpang sebanyak-banyaknya.

Sistem yang akan dilakukan oleh PT Kopaja adalah memberikan gaji dan honor bagi sopir. Untuk menerima sopir, pihak PT Kopaja juga akan melakukan tes seleksi berupa administrasi, psikotes, dan kesehatan. Sopir yang mengemudikan bus-bus tersebut juga akan mendapat pelatihan yang memadai. Bahkan sopir akan mendapat intensif harian dan prestasi berdasarkan kebersihan kendaraan serta masukan dari para penumpang. Menurut rencana, PT Kopaja akan mengoperasikan 20 unit bis Kopaja berpendingin suhu nomor S-13, jurusan Ragunan-Grogol. Tarif yang dikenakan kepada penumpang sama dengan Kopaja biasa, yaitu Rp.2.000.

Komentar:

Ini baru langkah yang sangat baik. Selama ini Jakarta, termasuk dari segi transportasi seperti tidak memiliki arah pembangunan yang jelas. Jika diperhatikan, semua ini karena adanya suasana persaingan yang dihadapi oleh pihak manajemen PT Kopaja. Sekarang pihak manajemen PT Kopaja menghadapi persaingan yang sangat keras, yaitu diantaranya dari pihak Trans Jakarta. Trans Jakarta menawarkan pelayanan kepada para penumpang berupa kenyamananan dan kelancaran dalam bertransportasi di Jakarta. Jika pihak manajemen PT Kopaja tidak melakukan pembenahan untuk memperbaiki pelayanan kepada penumpang, mereka bisa mengalami kerugian dan tutup usaha. Peningkatan pelayanan inilah merupakan usaha pihak manajemen PT Kopaja untuk tetap ada sebagai perusahaan, bahkan tetap meraup keuntungan.

Hal yang mirip kita bisa lihat dari Pertamina. Pertamina selama ini mendominasi dengan memonopoli penjualan bahan bakar, termasuk bensin di Indonesia. Kita sebagai konsumen dapat melihat sendiri bagaimana pelayanan Pertamina, mulai dari petugas pompa bensin, takaran bensin, oktan, pelayanan purna jual, dan lain-lain. Setelah persaingan ada di negara ini dengan masuknya produsen-produsen penjual bahan bakar seperti Total, Shell, Petronas, dll barulah pihak manajemen PT Pertamina meningkatkan pelayanan dengan Program Pasti Pas. Selain itu Pertamina juga mengeluarkan semboyan :”Kita untung, bangsa (Indonesia) untung” Pertanyaannya adalah mengapa baru sekarang Pertamina melakukan perbaikan pelayanan terhadap para konsumen di Indonesia? Jawabannya adalah: Persaingan. Mungkin inilah yang kita butuhkan agar segala pelayanan di Indonesia, seperti PLN, PAM, Kereta Api (PT KAI), dan lain-lain bisa memperbaiki pelayanan mereka kepada kita-kita para konsumen.

Jakarta, 4 Agustus 2011

Sumber :

Seputar Indonesia, 4 Agustus 2011

http://www.tribunnews.com/2011/07/29/sopir-bus-kopaja-ac-diperiksa-kesehatannya (diakses 4 Agustus 2011 jam 15:20)