Gambar

Film 3 Dimensi

Film 3D Memicu Sakit Kepala

Semula diperkirakan (hipetesis) bahwa film 3 Dimensi (3D) atau dunia virtual dianggap dapat mendorong kemampuan belajar dan memori, kerena lingkungan 3D dianggap lebih menarik, terutama bagi anak-anak.  Ternyata ada tim peneliti dari California State University di Dominguez Hills yang mempelajari pengaruh teknologi terhadap proses psikologis yang menyatakan bahwa menurut penelitian mereka adalah sebaliknya.

Di dalam penelitian tersebut tim peneliti meneliti 400 orang yang menonton film Alice in Wonderland, Clash of the Titans, dan How to Train Your Dragon dengan menggunakan 2 Dimensi dan 3 Dimensi. Dari hasil penelitian dapat ditunjukkan bahwa tidak tidak satupun kelompok tersebut yang mengingat lebih baik film yang baru saja disaksikan. Penelitian tersebut juga menyatakan bahwa penonto 3D berpeluan  tiga kali lipat (300%) mengalami mata lelah, pusing, atau bermasalah dengan penglihatannya.

Sumber :

Koran Tempo, Senin 15 Agustus 2011.

Komentar :

Teknologi memang harus berkembang. Jika tidak, maka kita sebagai manusia tidak akan berkembang menjadi lebih baik. Penelitian ini memang valid untuk sekarang ini, tetapi kita berharap bahwa teknologi 3 D dapat berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi kemanusiaan, bagi kantong para penemunya dan pengusaha bioskop.